<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Klinik gratis</title>
	<atom:link href="http://klinikgratis.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://klinikgratis.wordpress.com</link>
	<description>Klinik gratis : bagi info kesehatan gratis !</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 Dec 2011 04:31:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='klinikgratis.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Klinik gratis</title>
		<link>http://klinikgratis.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://klinikgratis.wordpress.com/osd.xml" title="Klinik gratis" />
	<atom:link rel='hub' href='http://klinikgratis.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tabungan Ibu</title>
		<link>http://klinikgratis.wordpress.com/2011/12/24/tabungan-ibu/</link>
		<comments>http://klinikgratis.wordpress.com/2011/12/24/tabungan-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Dec 2011 04:29:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klinikgratis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[sistem pembiayaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klinikgratis.wordpress.com/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[Punya ide untuk Indonesia? Karena saya seorang dokter dan peduli sama kesehatan ibu (juga anak-anak) berikut solusi yang saya tawarkan untuk Indonesia. Supaya mereka yang berasal dari kalangan ekonomi lemah juga punya akses ke layanan kesehatan! Silakan lihat di link berikut: http://www2.yourhealthandwellbeing.asia/indonesia/&#8230;tabungan-ibu-solusi-alternatif-untuk-pembiayaan-layanan-kesehatan<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikgratis.wordpress.com&amp;blog=3949351&amp;post=113&amp;subd=klinikgratis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Punya ide untuk Indonesia?</p>
<p>Karena saya seorang dokter dan peduli sama kesehatan ibu (juga anak-anak) berikut solusi yang saya tawarkan untuk Indonesia.<br />
Supaya mereka yang berasal dari kalangan ekonomi lemah juga punya akses ke layanan kesehatan!</p>
<p>Silakan lihat di link berikut:<br />
<a title="tabungan ibu" href="http://www2.yourhealthandwellbeing.asia/indonesia/submitted-ideas/tabungan-ibu-solusi-alternatif-untuk-pembiayaan-layanan-kesehatan" target="_blank">http://www2.yourhealthandwellbeing.asia/indonesia/&#8230;tabungan-ibu-solusi-alternatif-untuk-pembiayaan-layanan-kesehatan</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klinikgratis.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klinikgratis.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klinikgratis.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klinikgratis.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/klinikgratis.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/klinikgratis.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/klinikgratis.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/klinikgratis.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klinikgratis.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klinikgratis.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klinikgratis.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klinikgratis.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klinikgratis.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klinikgratis.wordpress.com/113/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikgratis.wordpress.com&amp;blog=3949351&amp;post=113&amp;subd=klinikgratis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klinikgratis.wordpress.com/2011/12/24/tabungan-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab8da958a44149526bafa0b751689f59?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">klinikgratis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Public health itu seksi !</title>
		<link>http://klinikgratis.wordpress.com/2011/10/19/public-health-itu-seksi/</link>
		<comments>http://klinikgratis.wordpress.com/2011/10/19/public-health-itu-seksi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Oct 2011 12:22:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klinikgratis</dc:creator>
				<category><![CDATA[visi]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[promosi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[public health]]></category>
		<category><![CDATA[sistem kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[sistem manajemen kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[sistem pembiayaan kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klinikgratis.wordpress.com/?p=109</guid>
		<description><![CDATA[&#8221; Abis master ngapain ? Bakal praktek lagi ? &#8220; Itu dia pertanyaan orang-orang yang pengen tau gimana kelanjutannya setelah saya menyelesaikan program master selama 1 tahun. Dengan latar belakang pendidikan dokter, tentu aja saya bisa kembali lagi ke negara asal (Indonesia) dan kembali praktek atau melanjutkan spesialisasi. Tapi untuk saya, buat apa? Kalau memang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikgratis.wordpress.com&amp;blog=3949351&amp;post=109&amp;subd=klinikgratis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8221; Abis master ngapain ? Bakal praktek lagi ? &#8220;</p>
<p>Itu dia pertanyaan orang-orang yang pengen tau gimana kelanjutannya setelah saya menyelesaikan program master selama 1 tahun.</p>
<p>Dengan latar belakang pendidikan dokter, tentu aja saya bisa kembali lagi ke negara asal (Indonesia) dan kembali praktek atau melanjutkan spesialisasi.</p>
<p>Tapi untuk saya, buat apa?<br />
Kalau memang ingin terjun di bidang klinis, gak akan kemaren &#8216;ikut-ikutan&#8217; sekolah master. Keukeuh lagi apply bidang yang paling banyak permasalahannya di Indonesia, yaitu <em>health systems, management and policies</em> = sistem, manajemen dan kebijakan kesehatan.</p>
<p>Menurut pendapat saya, sudah banyak dokter umum ataupun spesialis yang bertebaran di Indonesia. Istilah Sunda-nya mah &#8216;<em>pabalatak</em>&#8216;.</p>
<p>Sayangnya proporsi tenaga kesehatan ini tidak merata, kebanyakan dokter dan tenaga kesehatan tentu aja lebih suka berdiam di kota-kota besar daripada di pedalaman atau kampung-kampung.</p>
<p>Kenapa? Jawabannya mudah. Karena dimana ada duit, disitu ada prakter dokter.</p>
<p>Mungkin itu jawaban yang terlalu vulgar.</p>
<p>Tapi biarlah, kan ini blog punya saya sendiri <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Okeh, penjelasannya adalah : Karena sistem pembiayaan kesehatan di Indonesia didominasi oleh sistem <em>out-of-pocket</em>.</p>
<p>Dalam sistem out-of-pocket (OOP) ini artinya biaya yang keluar untuk berobat kalo ke dokter, ditanggung oleh pasiennya sendiri.<br />
Dampaknya sudah jelas, mereka yang punya duit akan cenderung bisa memilih dokter sendiri, memilih mau berobat dimana (ke Puskesmas, praktek dokter pribadi, atau langsung ke Rumah Sakit), juga bisa menentukan mau beli obat yang mahal atau menentukan mau periksa laboratorium dkk.</p>
<p>Pada intinya, kalo punya duit (dalam sistem OOP) artinya kita bisa mendapat pelayanan apapun.</p>
<p>Sebaliknya, kalau tidak punya uang?<br />
Mereka yang tidak punya uang, atau yang penghasilannya terbatas (bahasa halusnya) harus memilih jalur alternatif. Yaitu berobat ke tempat yang lebih murah (biasanya dipilih Puskesmas), berobat ke dukun dulu (karena ke dokter mahal), atau mencoba mengobati sendiri. Inilah juga sebabnya kenapa banyak orang miskin suka telat berobat ke dokter (dan kalau sudah nyampe dokter biasanya kena marah lagi: &#8216;Pak, koq sakitnya nunggu parah gini baru ke dokter&#8230;&#8217;)</p>
<p>Itulah dia yang terjadi di banyak tempat di Indonesia.</p>
<p>Itulah juga sebabnya kenapa walaupun banyak dokter dan tenaga kesehatan di Indonesia tambah banyak, tapi tidak mencerminkan bahwa rakyatnya akan semakin sehat.</p>
<p>Karena banyak tenaga kesehatan tidak menjamin rakyatnya sehat jika,</p>
<p>SISTEM KESEHATAN NYA tidak dirubah,</p>
<p>juga MANAJEMEN kesehatannya tidak berubah,<br />
ditunjang oleh KEBIJAKAN kesehatan yang menopang kedua perubahan tersebut.</p>
<p>Mungkin untuk sebagian orang ini teori yang terlalu sulit untuk dimengerti.</p>
<p>Tapi, teruslah membaca, akan saya coba jelaskan konsep ini pada Anda.</p>
<p>Pertama-tama, kita ambil sistem kesehatan di negara maju.</p>
<p>Siapa yang disebut negara maju? Bukan hanya negara yang pendapatan perkapitanya besar, tapi juga negara yang indikator kesehatannya bagus.</p>
<p>Artinya umur harapan hidupnya tinggi, juga angka kematian ibu dan anak yang rendah. Ini semua mencerminkan bahwa negara itu makmur, sehingga kelompok populasi rentan (orangtua, wanita, anak-anak) bisa menikmati pertumbuhan ekonomi negaranya.</p>
<p>Saya ambil contoh dua negara dimana saya pernah merasakan tinggal dan juga nyicip sistem kesehatannya, yaitu Belanda dan Denmark.</p>
<p>Di kedua negara ini, karena sistem politiknya cenderung ke arah sosialis maka sistem kesehatan yang digunakan juga didominasi oleh Social Health Insurance atau asuransi kesehatan sosial.</p>
<p>Pada sistem ini, semua orang yang sudah mempunyai penghasilan (kelompok usia produktif) diwajibkan membayar premi asuransi kesehatan. Biasanya langsung dipotong dari pendapatan. Buat mereka, haram hukumnya gak punya asuransi kesehatan. Karena, biaya ke dokter di negara maju ini sangat mahal.<br />
Jadi, semua orang diwajibkan untuk punya asuransi kesehatan.</p>
<p>Apakah ada orang-orang yang dibebaskan dari premi? Tentu saja ada.<br />
Kelompok veteran (pensiunan), anak-anak, orang yang gak punya kerja, orang yang tidak mampu dst, dibebaskan dari premi tapi masih dijamin oleh asuransi kesehatan.</p>
<p>Prinsip dari Social Health Insurance ini adalah: &#8216;Mereka yang mampu bayar (kelompok usia produktif), menanggung beban kesehatan mereka yang tidak mampu bayar.&#8217;</p>
<p>Secara logika, ini adalah sistem kesehatan yang adil. Ya kan?</p>
<p>Bagaimana kesan saya selagi jadi pasien di negara tersebut?<br />
Untungnya, selama di Belanda (3 bulan lebih) saya jarang sakit. Atau paling sakit ringan yang gak perlu ke dokter.</p>
<p>Tapi waktu di Denmark, pernah saya lumayan sakit (sakit koq bisa lumayan) sehingga merasa perlu ke dokter.</p>
<p>Caranya: di Denmark semua orang punya kartu tanda pengenal (semacam KTP) yang bisa dipakai untuk kartu berobat ke dokter. Kartu ini multifungsi, juga bisa dipake untuk buka tabungan di bank, atau pinjam buku ke perpustakaan, atau buka nomor kartu SIM telefon. Jadi nomor identitas yang ada di kartu ini identik dengan nama kita sendiri. Pada saat kita nelefon dokter untuk bikin janji &#8211; nomor identitas inilah yang harus disebutkan.<br />
Owhya, dokter yang bisa mengobati juga hanya dokter tertentu yang tinggalnya dalam wilayah tempat tinggal kita. Dan harus didaftar sebelumnya. Jadi seperti dokter keluarga ASKES lah kurang lebih.</p>
<p>Selanjutnya, saya tinggal datang ke tempat praktek dokter tsb (dekat rumah, jalan kaki hanya 7 menit) sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Lalu menyebutkan nama saya dan nomor identitas. Juga menyertakan kartu saya tentunya. Nunggu sekitar 10 menit karena masih ada 1 pasien anak. Gak berapa lama dipanggil oleh dokternya.</p>
<p>Asik juga karena selain tempat praktek deket dan gak usah tunggu lama, dokternya tertarik untuk ngobrol-ngobrol. Juga dia menyarankan pemeriksaan penunjang dan tes darah. Dibuat lembar referal untuk tes darah ke laboratorium.</p>
<p>Semua konsultasi dan pemeriksaan penunjang tersebut GRATIS, alias gak bayar.<br />
Kenapa bisa, karena sistem kesehatan sosialis itulah. Dipotongnya tentu dari pajak.</p>
<p>Pajaknya juga gak tanggung-tanggung. Sistem pajak yang dianut adalah Progresif (sama seperti di Indonesia, hanya di Denmark pengelolaannya jelas dan tanpa korupsi <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /><br />
Tapi tentu aja walaupun pajak yang dipotong bisa sebesar 40% dari pendapatan, tapi penduduk Denmark dan Belanda lebih bisa merasakan &#8216;hasil&#8217; dari pajak daripada di Indonesia. Seengga-engga, saya pendatang sementara, sudah bisa merasakan hasil pajak mereka, yaitu fasilitas  dan layanan publik yang nyaman termasuk layanan kesehatan.</p>
<p>Itulah sekilas yang saya pelajari saat menempuh program master, dalam bidang international health (yang juga termasuk bidang public health).</p>
<p>Dan sampai saat ini saya yakin, Indonesia sebenernya gak (cuman) butuh lebih banyak dokter atau tenaga kesehatan saja, tapi juga praktisi di bidang ilmu kesehatan masyarakat.<br />
Lihat saja di sekeliling kita, masih banyak pekerjaan rumah yang bisa ditangani pakar bidang ilmu kesehatan masyarakat/ public health : menangani sampah/ waste management, promosi gaya hidup sehat (kampanye anti rokok, pola makan sehat, anti junk food), penyediaan trotoar di jalan (supaya orang yang jalan gak ketabrak motor/ mobil!).<br />
Bisa dibilang itu semua bukan pekerjaan yang sepele, bahkan kalau liat kondisi Indonesia sekarang, ini adalah sebuah tantangan bagi praktisi ilmu kesehatan masyarakat.</p>
<p>Buat saya, pekerjaan itu menarik kalau ada tantangannya. Dan itulah sebabnya public health sebenarnya ilmu yang sangat menarik dan applicable!<br />
Juga saya harapkan akan lebih banyak orang (baik dengan latar belakang medis atau bukan) yang lebih mendalami bidang ini.</p>
<p>Seengga-engganya kalau Indonesia mau semakin maju dan sehat, harus lebih banyak praktisi di bidang ini. Bukan cuman dokter doang yang dibutuhkan.<br />
Lagian, dokter juga manusia . . .</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klinikgratis.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klinikgratis.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klinikgratis.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klinikgratis.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/klinikgratis.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/klinikgratis.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/klinikgratis.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/klinikgratis.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klinikgratis.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klinikgratis.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klinikgratis.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klinikgratis.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klinikgratis.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klinikgratis.wordpress.com/109/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikgratis.wordpress.com&amp;blog=3949351&amp;post=109&amp;subd=klinikgratis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klinikgratis.wordpress.com/2011/10/19/public-health-itu-seksi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab8da958a44149526bafa0b751689f59?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">klinikgratis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Siapa yang bisa terkena Infeksi Menular Seksual?</title>
		<link>http://klinikgratis.wordpress.com/2010/07/14/siapa-yang-bisa-terkena/</link>
		<comments>http://klinikgratis.wordpress.com/2010/07/14/siapa-yang-bisa-terkena/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 06:03:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klinikgratis</dc:creator>
				<category><![CDATA[HIV-AIDS]]></category>
		<category><![CDATA[antibiotik]]></category>
		<category><![CDATA[female condom]]></category>
		<category><![CDATA[gay]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan seksual]]></category>
		<category><![CDATA[human immunodeficiency virus]]></category>
		<category><![CDATA[IMS]]></category>
		<category><![CDATA[infeksi menular seksual]]></category>
		<category><![CDATA[kondom]]></category>
		<category><![CDATA[kondom wanita]]></category>
		<category><![CDATA[kontrasepsi]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja seks]]></category>
		<category><![CDATA[pencegah]]></category>
		<category><![CDATA[penularan HIV]]></category>
		<category><![CDATA[transaksi seksual]]></category>
		<category><![CDATA[waria]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klinikgratis.wordpress.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sekian lama menghilang dan belum merespon beberapa pertanyaan yang masuk, akhirnya ada kesempatan untuk bikin tulisan lagi. Kali ini akan lebih terfokus pada penyakit menular, khususnya infeksi menular lewat jalur hubungan seksual (IMS=infeksi menular seksual) termasuk infeksi yang disebabkan oleh HIV (Human Immunodefisiensi Virus). Dulu, infeksi karena HIV identik dengan faktor resiko tertentu : [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikgratis.wordpress.com&amp;blog=3949351&amp;post=100&amp;subd=klinikgratis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah sekian lama menghilang dan belum merespon beberapa pertanyaan yang masuk, akhirnya ada kesempatan untuk bikin tulisan lagi.</p>
<p>Kali ini akan lebih terfokus pada penyakit menular, khususnya infeksi menular lewat jalur hubungan seksual (IMS=infeksi menular seksual) termasuk infeksi yang disebabkan oleh HIV (Human Immunodefisiensi Virus).</p>
<p>Dulu, infeksi karena HIV identik dengan faktor resiko tertentu : punya pasangan seksual lebih dari satu/berganti-ganti, pemakai narkoba jarum suntik, sering mendapat transfusi darah.<br />
Sekarang, sejalan dengan dinamika epidemiologi HIV di Indonesia, ibu-ibu rumah tangga yang setia dengan 1 suami juga bisa terkena infeksi HIV ini, dan pada akhirnya meningkatnya jumlah bayi/anak yang dengan HIV.</p>
<p>Kenapa perempuan ini bisa terkena infeksi HIV?</p>
<p>Jawaban paling masuk akal adalah, terkena dari suami mereka.<br />
Seperti kita tahu, laki-laki (juga di Indo) adalah salahsatu konsumen/pembeli/pemakai dari transaksi jual beli seks (jual beli seks tidak harus selalu dengan duit; bisa dengan barang, kasih sayang, bahkan demi jaminan keamanan).</p>
<p>Siapa yang menjadi penjualnya?<br />
Umumnya perempuan, walaupun bisa juga laki-laki atau waria.<br />
Mereka yang ekonomi lemah (tidak punya uang), berpendidikan rendah (kurang berdaya) lebih rentan untuk menjadi penjual layanan seks ini.</p>
<p>Bentuk transaksi ini tidak harus selalu dilakukan dalam sebuah tempat khusus seperti rumah bordil (kasar amat istilahnya) atau istilah lebih halus, tempat lokalisasi. Tapi bisa juga transaksi ini dilakukan oleh anak SMP/SMU di sekolah, dengan nilai transaksi setara kelulusan misalnya, atau remaja yang berjiwa konsumtif dengan nilai transaksi sebuah hape baru.</p>
<p>Segala bentuk transaksi ini tidak bisa kita ingkari terjadi di kehidupan sehari-hari.<br />
Mulai dari anak konglomerat hingga tetangga sebelah rumah mungkin melakukan bentuk transaksi seperti ini.</p>
<p>Masalahnya adalah, bagaimana kita bisa mengakui bahwa hal ini ada dan mempersiapkan (kalau tidak bisa melindungi) anak-anak, sepupu, saudara, keluarga kita, yang mungkin menjadi bagian, entah sebagai konsumen atau bahkan penyedia jasa dari layanan transaksi seks seperti ini.</p>
<p>Apa yang mesti diketahui oleh orang tentang HIV dan Infeksi Menular Seksual ?</p>
<p><strong>1. HIV bisa mengenai semua orang, bahkan yang setia dengan pasangannya/ mempunyai 1 pasangan seksua</strong>l.</p>
<p>Sudah terbukti kasus pada ibu rumah tangga yang tertular dari suaminya bertambah banyak.<br />
Hai para suami, kaum lelaki, jika memang ingin melakukan transaksi jual beli seks dengan orang lain selain pasangan Anda, pakailah kondom.<br />
Ingat bukan hanya istri Anda yang akan tertular jika Anda positif, tapi juga Anda bisa melahirkan bayi yang HIV positif.</p>
<p><strong>2. Perempuan lebih rentan, secara anatomis dan biologis, untuk terkena infeksi penyakit menular seksual dibanding pria.</strong></p>
<p>Letak alat kelamin perempuan yang tersembunyi di dalam, membuat wanita sulit untuk dideteksi jika ada infeksi kelamin dibanding pria, karena alat kelamin mereka yang terletak diluar.<br />
Inilah sebabnya pada saat wanita datang ke dokter dengan keluhan infeksi kelamin, biasanya keadaannya sudah lanjut dan lebih sulit untuk diobati.<br />
Infeksi kelamin yang sudah lanjut bisa mengakibatkan komplikasi seperti keguguran (abortus) berulang, atau bahkan cacat pada bayi yang dilahirkan.</p>
<p>Sebaliknya pada pria, karena alat kelamin yang letaknya diluar sehingga jika ada infeksi lebih mudah untuk diketahui dan segera diobati.</p>
<p>Anjuran untuk para pria yang mempunyai infeksi kelamin/IMS, bawalah pasangan/istri Anda jika ingin mengobati.<br />
Karena jika pasangan/istri Anda tidak diobati pada waktu yang bersamaan, selain infeksinya bisa menular kembali kepada Anda, juga istri/pasangan Anda bisa diobati pada tahap yang lebih awal.<br />
Jangan lupa selalu gunakan kondom jika infeksi Anda/istri/pasangan Anda belum tuntas diobati, agar infeksinya tidak bertambah parah.</p>
<p><strong>3. Minum antibiotik secara teratur tidak menyebabkan seseorang menjadi kebal terhadap penularan infeksi HIV/ penyakit kelamin.</strong></p>
<p>Ada kepercayaan untuk meminum antibiotik sebelum memulai hubungan seksual dengan penjaja seks, agar tidak tertular penyakit (IMS,HIV).<br />
Ini jelas-jelas anggapan yang salah, malah berbahaya, karena pemakaian antibiotik tanpa rekomendasi/anjuran dokter/petugas kesehatan bisa menyebabkan efek samping yang berbahaya.<br />
Antibiotik yang diminum sembarangan juga bisa membuat tubuh resisten/tidak mempan terhadap pengobatan jika suatu saat terkena infeksi yang membutuhkan antibiotik.<br />
Sejauh ini, hanya ada 1 metoda/cara yang dinilai efektif untuk mencegah penularan infeksi menular seksual, termasuk HIV, yaitu dengan pemakaian kondom secara benar.</p>
<p>Kondom untuk pria yang terbuat dari lateks biasanya menimbulkan alergi/rasa panas pada wanita, sehingga membuat wanita merasa tidak nyaman pada saat berhubungan seks.</p>
<p>Alternatifnya adalah penggunaan kondom khusus wanita.</p>
<p>Kondom khusus wanita bentuknya lebih besar karena dimasukkan ke dalam vagina (saluran kelamin wanita) dan karena lebih tipis dirasa nyaman juga oleh pria.<br />
Keuntungan kondom wanita juga bisa dipakai ulang (kondom pria tidak dianjurkan untuk dipakai ulang, karena mudah robek) dan kondom wanita lebih lentur sehingga tidak mudah robek, bisa direkomendasikan juga untuk hubungan seks anal (misalnya pada kelompok LSL atau waria).</p>
<p>Harga kondom wanita memang lebih mahal daripada kondom pria, tetapi karena pemakaiannya yang bisa digunakan berulang kali, bisa dibilang lebih ekonomis.<br />
Bahkan, disuatu tempat dimana penyedia jasa seks (PSK) sudah mempunyai jumlah klien yang tetap, cukup menyediakan jumlah kondom yang sesuai dengan jumlah klien. Satu kondom untuk satu klien, dicuci/dibersihkan, dan disimpan lagi untuk pemakaian berikutnya, untuk klien yang sama.</p>
<p><strong>4. Saat ini pemerintah belum secara resmi punya program untuk mencegah ibu rumah tangga dan anak-anak tertular HIV.</strong></p>
<p>Bisa dibilang demikian karena selama ini program pencegahan yang ada memang dibuat untuk kelompok dengan faktor resiko, yang artinya ibu rumah tangga dengan suami tetap dinilai tidak memiliki faktor resiko.<br />
Padahal suami mereka bisa saja mempunyai pasangan lain, dan membuat ibu rumah tangga rentan terhadap infeksi HIV juga.<br />
Kesadaran praktisi kesehatan di bidang ilmu kemasyarakatan (public health) juga masih terbatas dalam hal ini, akibatnya belum ada kebijakan yang secara langsung menyentuh kelompok perempuan resiko rendah dan anak-anak.<br />
Data nasional bahkan menyebutkan cakupan intervensi di kedua kelompok ini sangat rendah dibandingkan kelompok lain dari kalangan pemakai narkoba suntik,  PSK/waria, serta kaum gay.</p>
<p>Bagaimana mengatasi hal ini ?</p>
<p>- Pemberian informasi : bahwa HIV bisa mengenai siapa saja, laki-laki, perempuan, menikah atau lajang, tua dan muda, asalkan mempunyai perilaku beresiko, termasuk mempunyai pasangan tetap (yang suka &#8216;jajan diluar&#8217;).</p>
<p>- Berkomunikasi dengan jujur terhadap pasangan :<br />
masyarakat kita memang sulit untuk mengakui bahwa walaupun pelacuran dianggap haram, tapi praktiknya ada dimana-mana.<br />
Akibatnya pemakaian kondom sulit untuk disosialisasikan, padahal kondom tidak identik dengan &#8216;melindungi&#8217; jika berhubungan seks hanya dengan pelacur.</p>
<p>Kondom juga bisa dipakai oleh pasangan suami-istri yang tidak bisa memakai kontrasepsi hormon (pil/suntik) karena dalam masa pengobatan misalnya.<br />
Kondom juga alat kontrasepsi yang mudah digunakan dan bebas dari efek samping seperti pada penggunaan hormon (jerawatan, berat badan bertambah, pusing, mens tidak teratur).<br />
Selain itu juga murah, dan tidak membutuhkan bantuan dari petugas kesehatan untuk instalasinya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kondom harus disosialisasikan sebagai salahsatu alternatif, pada pasangan yang berhubungan seksual, baik menikah atau tidak, tetap atau sesekali, sebagai alat mencegah infeksi menular seksual (termasuk HIV) dan juga alat kontrasepsi, tanpa prejudice, dengan segala keuntungan dan kerugiannya.</p>
<p>Video tentang cara pemakaian kondom untuk wanita (Female Condom)</p>
<p><a title="How to use female condom on Youtube" href="http://www.youtube.com/watch?v=mnyC_v0-DQ4" target="_blank">http://www.youtube.com/watch?v=mnyC_v0-DQ4</a></p>
<p><a title="cara memakai kondom untuk wanita" href="http://www.metacafe.com/watch/735859/how_to_use_female_condom/" target="_blank">http://www.metacafe.com/watch/735859/how_to_use_female_condom/</a></p>
<p><em>Penulis adalah praktisi kesehatan, bekerja di unit penelitian kesehatan sub bagian HIV &#8211; tulisan terinspirasi sehabis mengikuti kursus kesehatan reproduksi di Royal KIT, Amsterdam.</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klinikgratis.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klinikgratis.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klinikgratis.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klinikgratis.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/klinikgratis.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/klinikgratis.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/klinikgratis.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/klinikgratis.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klinikgratis.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klinikgratis.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klinikgratis.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klinikgratis.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klinikgratis.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klinikgratis.wordpress.com/100/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikgratis.wordpress.com&amp;blog=3949351&amp;post=100&amp;subd=klinikgratis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klinikgratis.wordpress.com/2010/07/14/siapa-yang-bisa-terkena/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab8da958a44149526bafa0b751689f59?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">klinikgratis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Calculate your HIV risk !</title>
		<link>http://klinikgratis.wordpress.com/2010/04/26/hiv-calculator/</link>
		<comments>http://klinikgratis.wordpress.com/2010/04/26/hiv-calculator/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Apr 2010 05:10:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klinikgratis</dc:creator>
				<category><![CDATA[HIV-AIDS]]></category>
		<category><![CDATA[hiv calculator]]></category>
		<category><![CDATA[hiv test]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klinikgratis.wordpress.com/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[Ingin tau seberapa besar resiko kita terkena HIV ? Resiko setiap orang terkena HIV berbeda, perempuan lebih rentan untuk terkena dibandingkan laki-laki karena biasanya perempuan menjadi pihak yang receptive (menerima). Lelaki yang melakukan seks yang sifatnya receptive (anal sex, blow job) juga mempunyai resiko lebih besar dibanding lelaki yang melakukan seks bersifat insertif (memasukkan). Jumlah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikgratis.wordpress.com&amp;blog=3949351&amp;post=94&amp;subd=klinikgratis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ingin tau seberapa besar resiko kita terkena HIV ?</p>
<p>Resiko setiap orang terkena HIV berbeda, perempuan lebih rentan untuk terkena dibandingkan laki-laki karena biasanya perempuan menjadi pihak yang receptive (menerima).</p>
<p>Lelaki yang melakukan seks yang sifatnya receptive (anal sex, blow job) juga mempunyai resiko lebih besar dibanding lelaki yang melakukan seks bersifat insertif (memasukkan).</p>
<p>Jumlah banyaknya pasangan atau mempunyai pasangan seks yang sering melakukan hubungan seks berganti-ganti partner (terutama tanpa pengaman/kondom) tentu saja menambah resiko.</p>
<p>Tempat dimana kita tinggal (negara) juga menentukan prevalensi (banyaknya angka kejadian) kasus HIV, yang bisa menentukan besar kecilnya resiko terkena HIV.</p>
<p>Buat yang penasaran . . . . . . . . silakan mencoba !</p>
<blockquote><p><strong><a title="HIV risk calculator" href="http://www.aidsgame.com/quick_hiv_test.aspx" target="_blank">http://www.aidsgame.com/quick_hiv_test.aspx</a></strong></p></blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klinikgratis.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klinikgratis.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klinikgratis.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klinikgratis.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/klinikgratis.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/klinikgratis.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/klinikgratis.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/klinikgratis.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klinikgratis.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klinikgratis.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klinikgratis.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klinikgratis.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klinikgratis.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klinikgratis.wordpress.com/94/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikgratis.wordpress.com&amp;blog=3949351&amp;post=94&amp;subd=klinikgratis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klinikgratis.wordpress.com/2010/04/26/hiv-calculator/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab8da958a44149526bafa0b751689f59?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">klinikgratis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8221; Semua dapet untung kalau sehat&#8221;</title>
		<link>http://klinikgratis.wordpress.com/2010/04/14/semua-untung/</link>
		<comments>http://klinikgratis.wordpress.com/2010/04/14/semua-untung/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Apr 2010 09:52:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klinikgratis</dc:creator>
				<category><![CDATA[HIV-AIDS]]></category>
		<category><![CDATA[AIDS]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<category><![CDATA[informasi]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[pencegah]]></category>
		<category><![CDATA[promosi kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klinikgratis.wordpress.com/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[Lokakarya Nasional HIV dan AIDS Tanggal 7 Desember 2009 (hari pertama) : Intervensi Struktural dr. Nafsiah Mboi (Sekretaris KPA Nasional) - Perubahan situasi epidemiologi HIV di Indonesia : dimulai dari prevalensi HIV yang terkonsentrasi dalam high risk population ke semua kelompok populasi (termasuk diantara ibu rumah tangga dari kalangan low risk women, dan anak-anak). - [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikgratis.wordpress.com&amp;blog=3949351&amp;post=84&amp;subd=klinikgratis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lokakarya Nasional HIV dan AIDS</strong><br />
Tanggal 7 Desember 2009 (hari pertama) : Intervensi Struktural</p>
<p>dr. Nafsiah Mboi (Sekretaris KPA Nasional)</p>
<p>- Perubahan situasi epidemiologi HIV di Indonesia : dimulai dari prevalensi HIV yang terkonsentrasi dalam high risk population ke semua kelompok populasi (termasuk diantara ibu rumah tangga dari kalangan low risk women, dan anak-anak).<br />
- Perubahan transmisi penularan HIV : pemakaian alat/jarum suntik tidak steril (42%) dan hubungan seksual beresiko (heterseksual : 48% , homoseksual 3,8%) dengan catatan, tren penularan meningkat melalui hubungan seksual antara pelanggan PS dan pasangan tetapnya (istri).</p>
<p>- Intervensi masih belum efektif, dan karena terfokus pada kelompok tinggi resiko, maka banyak yang tidak tercakup dalam program penanggulangan HIV.<br />
Contoh : Penggunaan kondom yg rendah di kalangan pelanggan menyebabkan penularan meluas ke kalangan pasangan seksual (istri, pacar).</p>
<p>- Pendekatan kepada kelompok resiko tingi (PSK,IDUs) masih sporadis dan eksklusif : tidak memberdayakan ODHA, dan tidak melibatkan masyarakat.<br />
Yang dibutuhkan adalah : kemandirian pada komunitas.<br />
➥ Perlunya analisis struktural intern komunitas : kenapa HIV bisa ada dalam suatu populasi dan penanggulangannya juga melihat latar belakang serta sesuai/applicable dengan situasi yang ada.</p>
<p>- Ketimpangan gender dalam masyarakat : Kenapa ada pelanggan, kenapa ada PSK ,ini sangat terkait dengan perspektif gender di masyarakat.<br />
Buktinya adalah 7-9 juta pria masih menganggap wanita adalah barang yang bisa dibeli, dan tidak mau berperan dalam mencegah penularan ini (dengan memakai kondom).<br />
DImana peranan agama dalam hal ini : apakah mengkondisikan wanita sebagai warga negara kelas 2 (boleh poligami), atau menaikkan harkat dan derajat wanita ?</p>
<p>RAN 2010-2014</p>
<p>Intervensi struktural, yang artinya<br />
- Menciptakan lingkungan yang kondusif lewat :<br />
kebijakan yang mendukung (supportive policies) , memberdayakan komunitas, pemakaian kondom , penghapusan stigma &amp; diskriminasi.</p>
<p>Pencegahan HIV lewat jalur hubungan seksual beresiko<br />
Pemakaian kondom 100% sudah dianggap tidak berhasil (respons masyarakat jadi paranoid, menganggap kondom = setuju seks bebas, identik dengan kelompok resiko tertentu)<br />
Sekarang fokus pada : cegah infeksi baru.</p>
<p>Dengan perubahan perilaku, how ?<br />
- mencegah orang menjadi PSK<br />
- mencegah orang beli seks<br />
- jika beli seks, mau pake kondom</p>
<p>Manajemen IMS<br />
Ketersediaan supply (kondom, ART)</p>
<p>Perubahan sosial, ekonomi, politik</p>
<p>Pendekatan holistik, komprehensif, sensitif kultural</p>
<p>Semua pihak harus menyadari dimana peran-nya, dan bagaimana meng-efektifkan peran tersebut.<br />
Contoh : LSM bisa empowering ke populasi kunci (bikin mereka jadi mandiri, bertanggung jawab terhadap kesehatannya sendiri, dan sadar bahwa populasi kunci bisa mengubah epidemi dengan mengubah perilaku mereka).</p>
<p>Mucikari, tukang ojek, dan orang yang terkait bisnis jual beli seks harus sadar mereka akan kehilangan mata pencaharian kalau PSK-nya sakit.<br />
Depnaker bisa kehilangan angkatan kerja kalau banyak orang usia produktif terkena AIDS.<br />
Intinya : &#8220;<strong> Semua orang akan dapat untung kalau sehat</strong>&#8220;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klinikgratis.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klinikgratis.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klinikgratis.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klinikgratis.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/klinikgratis.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/klinikgratis.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/klinikgratis.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/klinikgratis.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klinikgratis.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klinikgratis.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klinikgratis.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klinikgratis.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klinikgratis.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klinikgratis.wordpress.com/84/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikgratis.wordpress.com&amp;blog=3949351&amp;post=84&amp;subd=klinikgratis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klinikgratis.wordpress.com/2010/04/14/semua-untung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab8da958a44149526bafa0b751689f59?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">klinikgratis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penghapusan prostitusi, mengurai masalah penularan penyakit menular seksual</title>
		<link>http://klinikgratis.wordpress.com/2009/11/16/penghapusan-prostitusi/</link>
		<comments>http://klinikgratis.wordpress.com/2009/11/16/penghapusan-prostitusi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 02:54:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klinikgratis</dc:creator>
				<category><![CDATA[HIV-AIDS]]></category>
		<category><![CDATA[AIDS]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<category><![CDATA[kondom]]></category>
		<category><![CDATA[kontrasepsi]]></category>
		<category><![CDATA[pencegahan]]></category>
		<category><![CDATA[penularan HIV]]></category>
		<category><![CDATA[promosi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[protection]]></category>
		<category><![CDATA[seks aman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klinikgratis.wordpress.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Penghapusan prostitusi bukan jawabannya ! Saat ini prostitusi/pelacuran atau transaksi komersial seks masih dikaitkan dengan penyebaran berbagai penyakit/infeksi menular kelamin, termasuk juga untuk penularan HIV. Maka tindakan pemerintah untuk menghapuskan prostitusi dinilai tepat. Benarkan demikian ? Jawabannya adalah : TIDAK ! Prostitusi sudah terjadi sejak jaman dahulu kala, dan akan selalu ada dalam peradaban manusia. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikgratis.wordpress.com&amp;blog=3949351&amp;post=76&amp;subd=klinikgratis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penghapusan prostitusi bukan jawabannya !</p>
<p>Saat ini prostitusi/pelacuran atau transaksi komersial seks masih dikaitkan dengan penyebaran berbagai penyakit/infeksi menular kelamin, termasuk juga untuk penularan HIV.</p>
<p>Maka tindakan pemerintah untuk menghapuskan prostitusi dinilai tepat.</p>
<p>Benarkan demikian ?</p>
<p>Jawabannya adalah : <strong>TIDAK</strong> !</p>
<p>Prostitusi sudah terjadi sejak jaman dahulu kala, dan akan selalu ada dalam peradaban manusia.<br />
Munafik lah orang-orang (pemerintah) yang menyangka dengan menghapuskan prostitusi maka akan menyumbang kebaikan pada lingkungan sekitar.</p>
<p>Perlu diketahui, kenapa ada yang namanya prostitusi.</p>
<p>Pertama, manusia adalah makhluk hidup yang membutuhkan seks.</p>
<p>Ini benar adanya, oleh karena itu agama dan kepercayaan membuat suatu institusi yang disebut pernikahan. Ini yang dianggap sah (oleh norma-norma sosial di timur pada umumnya).</p>
<p>Tetapi, bagaimana dengan mereka yang belum menikah tetapi sudah memasuki usia pubertas?</p>
<p>Penelitian dan studi lapangan menyebutkan ada anak-anak muda kita (ya, di Indonesia, bukan di belahan dunia yang lain) memulai hubungan seks pertama dalam usia yang sangat dini. Antara usia SMP atau sekitar 14-15 tahun.<br />
Pada masa ini tentulah belum ada (atau jarang) orangtua atau institusi sosial yang mengizinkan mereka untuk menikah dengan alasan ingin melampiaskan nafsu seksualnya.</p>
<p>Belum lagi pendidikan di sekolah dan di rumah yang tidak pernah (mengganggap tabu) membahas soal seks, sehingga anak-anak muda semakin tidak tahu dan akhirnya mencari tahu sendiri. Praktek yang salah adalah, mereka mencari pada sumber yang salah (yang sangat mudah didapat, internet contohnya) dengan cara menonton tontonan pornografi.</p>
<p>Akuilah, manusia sejak jaman dahulu kala, terutama kaum laki-lakinya, memang ngefans sama yang namanya pornografi.<br />
Mau dilarang atau tidak, ini adalah industri yang marak di berbagai belahan dunia.</p>
<p>Praktek selanjutnya adalah, mengaplikasikan teori pornografi tersebut.<br />
Ini sangat wajar dalam perjalanan hidup seorang manusia, bahwa pada suatu titik mereka membutuhkan pelepasan dalam pemenuhan kebutuhan seksual.</p>
<p>Beruntunglah para laki-laki yang gak jelek-jelek amat (atau baik, bermulut manis), mereka bisa mempraktekan teori bagaimana berhubungan seks kepada pacar/cewe yang mau sama mereka.<br />
Juga untuk para lelaki yang not-so-good looking tapi punya uang, UUD- ujung ujungnya duit. Kelompok inilah yang mendorong majunya perekonomian di Indonesia juga. Terutama pada duit yang disumbangkan untuk transaksi jual beli seks.</p>
<p>Balik lagi ke penelitian, penularan dan penyebaran infeksi menular seksual terutama transmisi HIV dapat dicegah jika :</p>
<p>1. Semua klien/ laki-laki yang berhubungan seks dengan wanita (pekerja seks komersil, pacar, pacar sementara, TTM, bahkan istrinya) <strong>selalu memakai kondom</strong><br />
2. Semua wanita <strong>selalu memakai kondom </strong>jika berhubungan dengan laki-laki (pacar, pacar sementara, TTM, bahkan suaminya)<br />
3. Semua pekerja seks (laki-laki, perempuan, maupun waria) <strong>selalu memakai kondom</strong> jika berhubungan dengan klien/pacar/pasangan seksualnya.<br />
4. Semua pemakai narkoba jarum suntik <strong>selalu menggunakan jarum suntik steril</strong>, bukan bekas orang lain.</p>
<p>Ini adalah solusi yang sangat mudah, tapi sulit untuk diterapkan !</p>
<p>Salahsatu kesalahan besar, yang sering kita (juga pemerintah) buat adalah, dengan menutup lokalisasi tempat prostitusi/ pelacuran.</p>
<p>Ini sama sekali tidak menyelesaikan masalah.</p>
<p>Pertama, para pekerja seks sebenarnya tetap ada, tapi mereka tidak terpusat (terpencar-pencar) dan lebih susah untuk ditarget oleh kelompok LSM yang ingin memberikan bantuan kesehatan/ dukungan sosial kepada mereka.</p>
<p>Kedua, para klien/ pelanggan laki-laki juga selalu ada, dan mereka lah yang lebih &#8216;bersalah&#8217; dalam hal penyebaran virus, dengan berpindah-pindah tempat dari satu lokalisasi ke lokalisasi lain. Belum ada undang-undang/ peraturan yang menjaring mereka untuk ikut &#8216;bertanggung jawab&#8217; mengatasi permasalahan ini.</p>
<p>Kenapa oh kenapa lagi-lagi pelacur yang disalahkan, ditangkap, diperas (padahal mereka jualan seks sering kali karena faktor ekonomi) sedangkan para pelanggan laki-laki bebas berkeliaran dan menularkan HIV kepada istri dan anak-anaknya ?</p>
<p><strong>Kondom</strong>.</p>
<p>Adalah cara yang mudah dan sederhana yang bisa diterapkan oleh semua orang.</p>
<p>Mulai dari tukang beca, supir taksi, tukang ojek, anak SMP sampai kuliahan, PNS maupun pegawai swasta, dokter maupun insinyur, semua bisa diajarkan cara memakai kondom dan bisa (mampu) membeli kondom.</p>
<p>Sekarang waktunya kita bertanggung jawab atas diri sendiri.<br />
Pemerintah sudah tidak mampu diandalkan karena kebanyakan urusan.</p>
<p>Stop epidemi HIV sampai disini.</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-77" title="kondom" src="http://klinikgratis.files.wordpress.com/2009/11/kondom1.jpg?w=300&#038;h=168" alt="kampanye penggunaan kondom untuk seks lebih aman" width="300" height="168" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klinikgratis.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klinikgratis.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klinikgratis.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klinikgratis.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/klinikgratis.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/klinikgratis.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/klinikgratis.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/klinikgratis.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klinikgratis.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klinikgratis.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klinikgratis.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klinikgratis.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klinikgratis.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klinikgratis.wordpress.com/76/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikgratis.wordpress.com&amp;blog=3949351&amp;post=76&amp;subd=klinikgratis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klinikgratis.wordpress.com/2009/11/16/penghapusan-prostitusi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab8da958a44149526bafa0b751689f59?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">klinikgratis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://klinikgratis.files.wordpress.com/2009/11/kondom1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">kondom</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara sederhana mencegah Kanker</title>
		<link>http://klinikgratis.wordpress.com/2009/10/28/cara-sederhana-mencegah-kanker/</link>
		<comments>http://klinikgratis.wordpress.com/2009/10/28/cara-sederhana-mencegah-kanker/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 09:46:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klinikgratis</dc:creator>
				<category><![CDATA[alergi dan imunologi]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan Lambung]]></category>
		<category><![CDATA[kulit dan kecantikan]]></category>
		<category><![CDATA[tumor]]></category>
		<category><![CDATA[cancer]]></category>
		<category><![CDATA[diet]]></category>
		<category><![CDATA[exercise]]></category>
		<category><![CDATA[healthy lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[simple ways]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klinikgratis.wordpress.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Lima resep sederhana untuk mengurangi resiko terkena kanker : 1. Aktivitas fisik teratur atau ber-olahraga 2. Menjaga asupan cairan 3. Hindari merokok 4. Batasi mengkonsumsi daging (terutama daging merah) 5. Relaksasi , manajemen stress. Baca info selengkapnya di http://&#8230;/5-simple-secrets-to-lower-your-risk-of-cancer/<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikgratis.wordpress.com&amp;blog=3949351&amp;post=70&amp;subd=klinikgratis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lima resep sederhana untuk <strong>mengurangi resiko</strong> terkena kanker :</p>
<p>1. Aktivitas fisik teratur atau ber-olahraga</p>
<p>2. Menjaga asupan cairan</p>
<p>3. Hindari merokok</p>
<p>4. Batasi mengkonsumsi daging (terutama daging merah)</p>
<p>5. Relaksasi , manajemen stress.</p>
<p>Baca info selengkapnya di <a title="5 Simpel ways" href="http://health.yahoo.com/experts/healthieryou/13697/5-simple-secrets-to-lower-your-risk-of-cancer/" target="_blank">http://&#8230;/5-simple-secrets-to-lower-your-risk-of-cancer/</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klinikgratis.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klinikgratis.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klinikgratis.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klinikgratis.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/klinikgratis.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/klinikgratis.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/klinikgratis.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/klinikgratis.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klinikgratis.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klinikgratis.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klinikgratis.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klinikgratis.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klinikgratis.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klinikgratis.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikgratis.wordpress.com&amp;blog=3949351&amp;post=70&amp;subd=klinikgratis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klinikgratis.wordpress.com/2009/10/28/cara-sederhana-mencegah-kanker/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab8da958a44149526bafa0b751689f59?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">klinikgratis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HealthDev.net :: Ugandas success story in fighting HIV/AIDS may become History if ABC+ strategy is not revised</title>
		<link>http://klinikgratis.wordpress.com/2009/10/14/healthdev-net-ugandas-success-story-in-fighting-hivaids-may-become-history-if-abc-strategy-is-not-revised/</link>
		<comments>http://klinikgratis.wordpress.com/2009/10/14/healthdev-net-ugandas-success-story-in-fighting-hivaids-may-become-history-if-abc-strategy-is-not-revised/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 07:22:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klinikgratis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klinikgratis.wordpress.com/2009/10/14/healthdev-net-ugandas-success-story-in-fighting-hivaids-may-become-history-if-abc-strategy-is-not-revised/</guid>
		<description><![CDATA[HealthDev.net :: Ugandas success story in fighting HIV/AIDS may become History if ABC+ strategy is not revised A : Abstinent B : Be faithful C : Use condom Is it work ? Shared via AddThis<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikgratis.wordpress.com&amp;blog=3949351&amp;post=69&amp;subd=klinikgratis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://new.healthdev.net/site/post.php?s=6036">HealthDev.net :: Ugandas success story in fighting HIV/AIDS may become History if ABC+ strategy is not revised</a></p>
<p>A : Abstinent<br />
B : Be faithful<br />
C : Use condom</p>
<p>Is it work ?</p>
<p>Shared via <a href="http://addthis.com">AddThis</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klinikgratis.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klinikgratis.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klinikgratis.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klinikgratis.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/klinikgratis.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/klinikgratis.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/klinikgratis.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/klinikgratis.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klinikgratis.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klinikgratis.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klinikgratis.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klinikgratis.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klinikgratis.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klinikgratis.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikgratis.wordpress.com&amp;blog=3949351&amp;post=69&amp;subd=klinikgratis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klinikgratis.wordpress.com/2009/10/14/healthdev-net-ugandas-success-story-in-fighting-hivaids-may-become-history-if-abc-strategy-is-not-revised/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab8da958a44149526bafa0b751689f59?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">klinikgratis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>VCT Toolkit: Establishing Services (2002) &#8211; FHI</title>
		<link>http://klinikgratis.wordpress.com/2009/10/14/vct-toolkit-establishing-services-2002-fhi/</link>
		<comments>http://klinikgratis.wordpress.com/2009/10/14/vct-toolkit-establishing-services-2002-fhi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 07:02:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klinikgratis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klinikgratis.wordpress.com/2009/10/14/vct-toolkit-establishing-services-2002-fhi/</guid>
		<description><![CDATA[FHI &#8211; VCT Toolkit: Establishing Services (2002) Shared via AddThis<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikgratis.wordpress.com&amp;blog=3949351&amp;post=68&amp;subd=klinikgratis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.fhi.org/en/HIVAIDS/pub/guide/vctguidetoestablishing.htm">FHI &#8211; VCT Toolkit: Establishing Services (2002)</a></p>
<p>Shared via <a href="http://addthis.com">AddThis</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klinikgratis.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klinikgratis.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klinikgratis.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klinikgratis.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/klinikgratis.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/klinikgratis.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/klinikgratis.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/klinikgratis.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klinikgratis.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klinikgratis.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klinikgratis.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klinikgratis.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klinikgratis.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klinikgratis.wordpress.com/68/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikgratis.wordpress.com&amp;blog=3949351&amp;post=68&amp;subd=klinikgratis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klinikgratis.wordpress.com/2009/10/14/vct-toolkit-establishing-services-2002-fhi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab8da958a44149526bafa0b751689f59?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">klinikgratis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Online VCT service launched in Indonesia  :: HealthDev.net</title>
		<link>http://klinikgratis.wordpress.com/2009/10/14/online-vct-service-launched-in-indonesia-healthdev-net/</link>
		<comments>http://klinikgratis.wordpress.com/2009/10/14/online-vct-service-launched-in-indonesia-healthdev-net/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 06:48:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klinikgratis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klinikgratis.wordpress.com/2009/10/14/online-vct-service-launched-in-indonesia-healthdev-net/</guid>
		<description><![CDATA[HealthDev.net :: Online VCT service launched in Indonesia Shared via AddThis<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikgratis.wordpress.com&amp;blog=3949351&amp;post=67&amp;subd=klinikgratis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://new.healthdev.net/site/post.php?s=4298">HealthDev.net :: Online VCT service launched in Indonesia</a></p>
<p>Shared via <a href="http://addthis.com">AddThis</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klinikgratis.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klinikgratis.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klinikgratis.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klinikgratis.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/klinikgratis.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/klinikgratis.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/klinikgratis.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/klinikgratis.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klinikgratis.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klinikgratis.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klinikgratis.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klinikgratis.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klinikgratis.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klinikgratis.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikgratis.wordpress.com&amp;blog=3949351&amp;post=67&amp;subd=klinikgratis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klinikgratis.wordpress.com/2009/10/14/online-vct-service-launched-in-indonesia-healthdev-net/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab8da958a44149526bafa0b751689f59?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">klinikgratis</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
